Tentang dunia BLOGGER, J Heru Margianto menulis di Kompas Cyber Media, dengan judul tulisan "Jangan Abaikan Blogger” mengungkap kehebatan seorang Myanmar bernama Ko-Htike yang menulis kisah-kisah perlawanan rakyat dan biksu melawan junta militer yang berkuasa, melalui sebuah blog. Ya! "hanya” melaui sebuah blog. ko-htike.blogspot.com adalah nama blog itu. Isi blognya, baik tulisan, foto maupun video jauh berbeda dengan informasi yang diwartakan media-media mainstream. Ia bahkan memprotes berita BBC yang menyebutkan bahwa sekitar 200 biksu ditahan oleh junta militer. "Yang terjadi jauh lebih buruk,” tulis Ko-Htike. Ko-Htike yang tinggal di London menuturkan bahwa ia baru saja menerima telepon dari saudara perempuannya di Myanmar yang menceritakan penyerbuan tentara ke sebuah biara dekat kota Yangoon. "Serombongan pasukan tentara menyerbu sebuah biara yang dihuni sekitar 200 biksu.Tentara–tentara itu memerintahkan para biksu untuk berbaris dan membenturkan kepala mereka satu persatu kedinding biara. Satu persatu para biksu yang cinta damai itu jatuh ke tanah sambil berteriak kesakitan. Kepala biara digantung ditengah komplek biara dan disiksa sampai mati,” tulis dia. "Ditahan bukanlah kata yang tepat. Mereka disiksa sampai mati” tegas Ko-Htike yang membubuhkan enam tanda seru diakhir kalimatnya. Ia juga menerbitkan gambar mayat seorang biksu yang terbenam di Lumpur dengan tubuh memar..
Foto-foto yang ditampilkan dalam blognya menggambarkan kekacauan dikota Yangoo. Masyarakat dan tentara bersenjata lengkap saling berhadap-hadapan. Sejumlah foto menampilkan gambar korban penyiksaan oleh tentara. Beberapa foto terlihat tidak jelas dan buram. Namun, foto-foto yang diambil dengan penuh resiko itu merepresentasikan kekuatan penolakan masyarakat Myanmar terhadap junta militer yang berkuasa disana…
Situs ini (ko-htike.blogspot.com) adalah satu dari sekian situs yang menjadi rujukan pergolakan di Myanmar. Namun memiliki keunggulan karena menjadi rujukan media massa Internasional dalam menulis peristiwa berdarah di negeri Aun San Suu Kyi.
.
Kesimpulannya, tulis J Heru Margianto lagi, Blogger menjadi kekuatan baru dunia informasi. Medium ini telah menjadi kontribusi bagi warga dunia di belahan dunia lain berkecimpung dalam ikatan emosional yang sama melalui tulisan-tulisan yang bernas tentunya, apalagi jika disertai gambar pendukung berdasarkan fakta di lapangan.
Kehadiran blog atau weblog adalah isyarat lahirnya kekuatan baru
Oct 29, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment